6 Cara Menjadi Penulis tanpa Bakat Menulis Sejak Awal

Siapa bilang mau menjadi penulis harus memiliki bakat menulis terlebih dahulu ? ada penulisan yang menulis sebuah buku tanpa memiliki bakat menulis sebelumnya, bahkan bukan berasal dari keluarga penulis atau berlatar belakang penulis.

Buktinya saya sendiri, menjadi seorang penulis tanpa lahir dari keluarga penulis dan menjadi penulis bukan karena sebelumnya sudah memiliki bakat menulis. Tanpa pelatihan atau kursus menulis sebelumnya hingga saat ini.

Jadi siapa saja bisa jadi penulis selama orang tersebut serius ingin menjadi seorang penulis. Modal pertama untuk mampu menjadi seorang penulis yaitu kemauan yang bersungguh-sungguh menjadi penulis.

Cara Menjadi Penulis tanpa Bakat Menulis


Ada beberapa cara yang ingin saya sampaikan dalam tulisan ini sebagai tips bagi anda yang berniat menjadi seorang penulis :

1. Menulis hal positif

Menulis merupakan ungkapan rasa atau pikiran yang saat itu kita pikirkan, anda dapat mulai menulis apa saja yang anda pikirkan saat ini selama itu positif sebab menulis sesuatu yang negatif hanya akan menghambat keinginan kita menjadi seorang penulis, apa lagi jika nanti tulisan kita dibaca oleh banyak orang, maka secara langsung kita menyebarkan sesuatu yang tidak baik.

2. Menulis santai

Maksud dari menulis santai yaitu menulislah tanpa harus kaku dengan kata baku atau bahasa Indonesia yang baik dan benar. Menulis saja dulu sesuai kemampuan anda dan nikmati hal itu. Masalah perbaikan kata, dapat dilakukan secara perlahan jika anda sudah sering menulis.

Anda dapat menulis pengalaman pribadi, keseharian, pekerjaan bahkan menulis tentang kisah cinta yang pernah anda alami.

3. Simpan tulisan dengan baik

Semua tulisan yang pernah anda tulis, baik secara manual atau di laptop, simpanlah dengan baik dan jangan sampai hilang atau tercecer sebab dari semua tulisan itu dapat anda kumpulkan suatu hari nanti dan siap dijadikan naskah buku.

4. Mulai memperbaiki naskah buku

Setelah memiliki banyak tulisan yang sudah dikumpulkan menjadi naskah buku, maka saat itulah anda mulai mengedit tulisan-tulisan anda sendiri sebelum nanti diedit oleh editor penerbit. Dengan keseringan menulis maka anda semakin paham kata-kata yang baik dan benar untuk sebuah tulisan.

Disitulah manfaatnya anda mengedit sendiri tulisan anda, tulisan yang sejak awal ditulis sampai siap menjadi naskah buku untuk diterbitkan.

Baca juga : Perjuangan Menulis Naskah Sampai Terbit Buku Untuk Pertama Kali

5. Cari penerbit buku

Secara garis besar ada dua ketegori penerbit buku yaitu penerbit indie atau independen dan penerbit mayor atau penerbit besar seperti gramedia.

Nah, bagi anda yang baru berhasil membuat naskah buku dari kumpulan tulisan tadi, anda dapat menggunakan penerbit indie sebagai langkah awal untuk menerbitkan buku anda.


Perbedaan penerbit indie (minor) dan penerbit mayor yaitu pada penerbit indie naskah buku anda pasti akan diterbitkan dengan catatan anda menyiapkan sedikit pembayaran sedangkan penerbit mayor naskah buku anda akan diseleksi, jika layak maka akan diterbitkan secara gratis dan ini hanya sering dilakukan oleh penulis yang sudah berpengalaman.

6. Cari referensi penerbit

Jika anda masih bingung mana penerbit yang baik untuk menerbitkan naskah buku anda, maka silahkan bertanya kepada orang atau penulis yang sudah pernah menerbitkan buku. Anda dapat bergabung ke grup-grup media sosial penulis untuk mendapatkan infromasi yang akurat.

Sekarang anda sudah siap dan akan menjadi penulis, tanpa bakat menulis sebelumnya atau pelatihan tentang menulis 😃

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel