Dampak Buruk Politik Uang Serangan Fajar

Serangan fajar adalah istilah yang muncul dalam dunia politik Indonesia, istilah yang digunakan untuk menyebut bentuk Politik Uang dalam rangka memenangkan kontestasi politik dengan cara membeli suara agar dapat menduduki posisi sebagai pemimpin politik. (Wikipedia)

Serangan fajar biasanya lebih cenderung kepada kelompok masyarakat menengah kebawah dan kerap terjadi menjelang pelaksanaan pemilihan umum. secara tehnis dari bentuk politik uang yang dilakukan ialah dengan membagikan sejumlah uang dengan nominal tertentu menjelang hari pemungutan suara dengan tujuan agar masyarakat memilih partai atau calon tertentu.

3 Dampak Buruk Politik Uang Serangan Fajar


Adapun dampak buruk dari praktik serangan fajar selama berlangsungnya pemilihan umum sebagai berikut:

Pertama, Potensi Korupsi. Serangan fajar selalu bersifat negatif, dimana secara otomatis memberi dampak negatif bagi pembangunan ekonomi, sebab serangan fajar sangat berkaitan dengan korupsi karena kandidat yang telah berhasil menduduki jabatan melalui praktik serangan fajar tersebut cenderung akan menyalahgunakan anggaran negara yang disiapkan untum pelayanan publik dan pembangunan infrastruktur demi mengembalikan modal yang dikeluarkan.

Akibat dari semua itu ialah pelayanan publik dan perbaikan infrastruktur akan terganggu karena kebanyakan pejabat mengambil anggaran negara untuk kepentingan individu serta golongan- golongan tertentu.

Dinamika politik seperti diatas sejalan dengan pendapat James Pollock (1920), mengatakan bahwa. 'relasi antara uang dan politik akan terus menjadi persoalan besar dalam demokrasi dan pemerintahan'.

Kedua, Menghina Demokrasi. Kebiasaan membagikan uang menjelang pencoblosan atau sering disebut serangan fajar ini dinilai bentuk pelecehan terhadap demokrasi, karena secara langsung merosotkan nilai moralitas dari dalam demokrasi, akibatnya mental bangsa akan hancur jika terus-menerus dilakukan.

Maka harus ditindak tegas karena merusak masyarakat secara pemikiran, dimana melemahkan daya kritis masyarakat untuk menganalisis lebih jauh kepada calon pemimpinnya. Sebab serangan fajar akan menggiring opini memilih pemimpin berdasarkan berapa nominal yang akan diberikan, dengan begitu terbentuklah opini publik masyarakat harus memilih pemimpin paling kaya dan melepaskan kriteria-kriteria yang terbaik dari balik rekam jejak seorang calon atau kandidat.

Ketiga, Hilangnya Rasa Tanggungjawab Pemimpin. Tak dapat di pungkiri bahwa potensi Pemimpin terpilih berpikiran bahwa dia telah membeli suara kita dengan praktik serangan fajar itu. Ini merupakan jebakan buat masyarakat. Rakyat dalam proses ini tidaklah diajak menjadi partner perjuangan perubahan, tetapi hanya diarahkan agar memenangkan sang calon semata. 

Dampak Buruk Politik Uang Serangan Fajar

Resiko besar lainnya ialah ketika telah berhasil menduduki posisi atau jabatan tertentu dan mulai lupa dengan tujuan mensejahterakan rakyatnya karena kesadaran yang dibangun di awal dengan cara serangan fajar.

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel