Puisi Pendek - 101 Puisi Untuk Kalian
Kalian semua dalam rasa yang abadi, bagian-bagian langkah kehidupan yang tersusun rapih, bukan random. Acak hanya dalam kapasitas manusia, baik dan buruk harmonis tentang peradaban.
Kita menjadi bukti kuasa, semesta menjadi saksi dan wadah yang hidup. Bagaikan bisikan-bisikan pikiran dalam menyentuh hati. Perdebatan tak akan berakhir maka jedalah bersama senyum dan butir-butir keikhlasan. Sulit ? itu tantangan yang nikmat bagi perasa bijak.
Puisi 101 Puisi Untuk Kalian
Bukan tentang akhir
Bukan juga tentang awal
Akhir dan awal milik sang Khalik
Pancaran cinta Tuhan untuk ciptaan
Awal dan akhir dalam Maha Pengasih dan Penyayang
Ungkapan cinta mengalir gembira
Mengenang manusia-manusia pilihan
Corak warna melukis langit kehidupan
Kita berangkulan dalam ingatan
Kenangan menjadi abadi
Jejak waktu meracik bait-bait puisi
Sebuah rangkuman inspirasi nyata
101 puisi untuk kalian
Tanda-tanda kehidupan melirik semesta
Keheningan menjadi liar
Pikiran terbang bebas tentang imajinasi
Cinta itu luas, bukan jebakan yang dibuat
Cinta itu abadi, senyumlah dan nikmati
Kebetulan itu manusiawi
Tapi semua melangkah pada muaranya
Berbaur dengan luasnya jagad raya