5 Tips Membangun Usaha dari Orang Sukses yang Berpengalaman

Tips Membangun Usaha dari Orang Sukses yang Berpengalaman - Pada suatu hari saya melakukan perjalanan menggunakan kapal laut menuju ke kampung halaman. Secara tidak sengaja dalam perjalanan saya duduk bersebelahan dengan seorang bapak berumur sekitar 40-an. Kebiasan kami penumpang kapal saat berlayar pasti sering berbicara meski belum saling kenal dan dari situlah mulai saling mengenal satu dan lain. Lama perjalanan memakan waktu semalam, hal membuat perbincangan cukup lama. Bagi saya, malam itu merupakan sebuah keberuntungan bertemu dengan bapak ini, banyak pengalaman kisah hidup yang dibagikan mulai dari awal memulai bisnis yang hanya bermodal pas-pasan sampai mencapai keberhasilan atau sukses dari bisnis yang dia bangun.

Dari perbincangan malam itu dalam perjalanan semalam dengan kapal laut, saya mendapatkan cukup banyak ilmu bisnis dari orang yang menurut saya sangat berpengalaman. Jangan tanya apa pendidikan terakhir bapak ini ! dia bukan seorang sarjana. Inilah yang mengejarkan kita bahwa kesuksesan seseorang bukan tentang seberapa tinggi pendidikannya tapi seberapa besar usaha dan kerja keras untuk dapat sukses dengan bisnis yang digeluti.

Sebelum saya membahasa tentang ilmu dan nasehat bisnis yang beliau berikan, saya akan menceritakan sedikit tentang kisah hidup beliau. Bapak ini awalnya seorang perantau, berangkat dari kampung halaman ketika masih usia remaja hanya dengan bermodal pakaian dan sedikit uang untuk biaya perjalanan. Tiba tujuan daerah merantaunya itu, dia memulai pekerjaan dengan bekerja di sawah membantu petani setempat menanam padi.

Setelah beberapa tahun tinggal di sana, beliau menikah dengan seorang gadis setempat dan memiliki beberapa orang anak dan berniat menetap dan hidup di sana selamanya. Namun, Tuhan berkehendak lain, di perbukitan dengan desa mereka mengandung hasil bumi yaitu emas. Masyarakat setempat mulai mendengar kabar hasil bumi ini dan berbondong-bondong menuju bukit tersebut untuk menjadi penambang.

Penambang yang mencari emas secara tradisional ini mendapatkan hasil yang sangat banyak. Kabar besarnya hasil emas yang didapatkan di bukit tersebut tersebar sampai ke keluar daerah. Orang-orang dari berbagai penjuru Indonesia berbondong-bondong pergi ke bukit sekitar desa mereka itu untuk meraup keuntungan hasil bumi ini.

Akhirnya suatu saat terjadi konfilik antar penambang terkait perebutan lahan garapan, makin hari konflik semakin membesar sampai terjadi pertumpahan darah. Pertikaian ini menbuat resah takut warga di desa mereka, akhirnya sebagian warga mulai pindah dari desa setempat demi keselamatan. Termasuk beliau juga membawa keluarganya dan kembali ke kampungnya. Niat untuk menetap dan hidup di situ pun gagal karena keadaan yang tidak memungkinkan.

Dengan modal seadanya, beliau membawa semua anggota keluarga pulang ke kampungnya dan mulai menatapa hidup dari nol sebab harta dan rumah mereka semua ditinggalkan di desa yang rawan konflik.

Beliau mulai perbikir untuk membuka usaha es cendol dan pisang molen di petak yang mereka kontrak untuk tinggal. Istrinya berjualan di rumah dan beliau berjualan keliling menggunakan sepeda. Bukan itu saja, lahan warga yang tidak terurus beliau buat kerja sama untuk ditanami sayuran, hasil jual sayur juga lumayan.

Alasan beliau melakukan perjalanan dan bertemu saya di kapal ini karena beliau harus belanja tambahan kulkas dan peralatan lainya, kini beliau telah memiliki sebuah toko dan tidak lagi berjualan keliling menggunakan sepeda. Anak sulung beliau juga baru saja lulus anggota TNI. Beliau kini menikmati hasil usahanya dan sukses membangun dari nol.

Hal-Hal yang Harus Dilakukan Agar Bisnis Berkembang dan Sukses


Dari pengalaman beliau yang termasuk orang yang berhasil membangun bisnis jualannya itu saya menarik beberapa kesimpulan tentang apa saja yang harus dilakukan oleh orang yang mau membangun usaha dan mencapai kesuksesan.

Niat yang sungguh-sungguh


Kita tidak akan pernah melakukan suatu usaha atau bisnis tanpa adanya niat awal. Namun, niat juga harus dilengkapi dengan kesungguhan hati dan tekad yang kuat untuk membangun usaha bisnis. berbicara tentang usaha, banyak orang yang berniat untuk melakukan hal ini dan sedikit yang berhasil menjalankan atau merealisasikannya dan sebagian lagi hanya sampai pada niat untuk usaha.

Niat dan usaha keras untuk dapat memjalankan usaha harus berjalan seirama agar kita mampu berusaha semaksimalkan mungkin agar bisnis yang kita niatkan dapat dilakukan.

Kerja keras setiap hari


Dari cerita di atas, belaiu setiap hari berjualan keliling menjajakan es condol dan pisang moleng, kecuali hujan dan sakit.

Saat bisnis telah berjalan maka kerja keras wajib kita lakukan setiap hari sebab yang namanya suatu bisnis ketika diawal membangun butuh kerja keras yang ekstra, mencari pelanggan, memahami pelanggan dan menjaga hubungan baik dengan pelanggan atau calon pelanggan. Ketika bisnis mulai berkembang dan telah memiliki banya pelanggan maka kita akan mulai menikmati hasil yang baik.

Kerja keras untuk mengembangkan usaha harus selalu dilakukan, kecuali ada hari-hari tertentu yang dapat kita gunakan untuk hal lain seperti sakit, beribadah, kedukaan dan situasi tertentu yang mengharuskan untuk libur sebentar.

Konsisten dengan produk usaha


Beliau terkenal dengan penjual es centol dan pisang moleng, itulah label atau brend yang melekat pada beliau dan untuk mendapatkan label dari para pelanggan atau masyarakat, kita harus konsisten terhadapat usaha yang kita atau apa yang kita jual.

Beliau mengatakan, meskipun musim hujan dia tetap menjual es cendol dan kue pisang moleng. Bagaimana jika tidak laris ? Jika ada es cendol yang tidak habis dia akan membuangnya dan besoknya beliau buat lagi. Beliau mengatakan musim hujan bukan berarti tidak ada pembeli melainkan terjadi penurunan minta beli es cendol. Kita konsisten terhadap apa yang kita jual demi menjaga hati pelanggan sebab ketika mereka datang membeli dan tidak tersedia, mereka mulai akan malas membeli saat hujan meskipun mereka ingin meminum es cendol.


Ada pengusaha yang sukses dengan usaha menjual daun pisang. Sejak mulai membangun usahanya, dia berjualan daun pisang keliling dan usaha ini dijalankan bertahun-tahun. Dia juga mengalami jatuh bangun dalam usaha dan itu biasa tapi jangan pernah menyerah.

Dia terus menjual daun pisang, akhirnya sekarang usaha menjual daun pisang semakin berkembang pesat karena ketika orang mencari daun pisang untuk dibeli, pasti mengingat beliau. Untuk saat ini si penjual daun pisang tersebut sudah memiliki karyawan dan penjualan telah memakai via online, pesanan akan di antar lansung ke pembeli menggunakan motor atau mobil.

Jangan sombong


Kesombongan bagi saya hanya akan membawa sebuah kehancuran kepada kita dan ini berlaku untuk semua orang dalam bidang usaha apapun. Nasehat beliau kepada saya yang sangat berharga. Jangan sombong ketika menjadi pengusaha sebab dengan sifat seperti ini dapat membuat pelanggan kita akan menjauh dan pergi ke pengusaha lain yang produk usahanya sama dengan kita. Ketika seorang pengusaha sombong dan angkuh maka siap-siaplah usahanya akan menurun bukan berkembang, Nasehat beliau.

Perbanyak sedekah


Beliau beragama Islam begitu juga saya dan Islam mengajarkan kita untuk bersedekah. Pesan yang disampaikan yaitu jangan kikir untuk bersedakah sebab dengan sedekah tidak akan membuat kita miskin tapi akan menambah rejeki dari usaha yang kita buat.

Sedekah materi dan non materi, sedekah dapat dalam bentuk seperti ini, membagi pengalaman bisni dan tips usaha kepada orang lain agar mereka juga dapat mencapai kesuksesan. Saling membantu yang membutuhkan pertolongan. Ketika penghasilan lebih sedekahkan sebagian buat orang lain.

Saya beruntung bertemu dengan beliau, ilmu, tips dan nasehat untuk membangun usaha agar dapat mencapai kesuksesan membuat saya paham bahwa untuk membangun usaha bukan hanya modal uang melainkan masih banyak sikap dan perilaku yang harus dilakukan untuk menjadikan usaha berkembang dan sukses.

Belum ada Komentar untuk "5 Tips Membangun Usaha dari Orang Sukses yang Berpengalaman"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel