Puisi Pendek - Senandung Rindu Buat Mantanku

Puisi Senandung Rindu Buat Mantanku
Puisi Pendek Senandung Rindu Buat Mantanku - Puisi senandung rindu buat mantanku merupakan sebuah ungkapan hati seorang pria yang masih sering mengingat mantan kekasih hatinya. Meskipun dia tak tahu apakah sang mantan juga masih merasakan rindu yang sama seperti dirinya.

Rasa rindu itu kadang datang tanpa terduga dan tidak diharapkan. Namun, perasaan tak bisa dibodohi dan rasa tak mampu untuk untuk dimanipulasi tentang cinta yang masih tersisa. Sekuat kita berusaha untuk melupakan tapi alam pikiran masih menyimpan sebagian memori kisah cinta dengan tertata rapi.

Mungkin akan menjadi bekas tapi ingatlah alam bawah sadar kita selalu aktif untuk mengingatkan kembali. Hanya usaha untuk melupakan dalam rindu yang selalu terurai bagai kekuatan yang sedang dibentuk untuk melupa. Biarlah senandung rindu ini bercerita dalam puisi dan terbuai dalam aktivitas maka rasa akan berubah seiring peradaban cinta.

Puisi Senandung Rindu Buat Mantanku


Senandung rindu menjebak logika
Rasa cinta yang sadar mulai tak waras
Aku melayang dalam kekosongan pikiran
Kau semakin menari dalam alam khayalanku
Wajahmu menjadi terang dalam kejauhan
Mata ini bingung menggambarkanmu

Jangan menggila dalam akal sehatku
Oh Tuhan.... hilangkan dia dari hasrat birahiku
Aku belum mampu menjadi pecinta sejati
Hancurkan bayangannya hingga tak membekas
Raga ini mulai jenuh akan kedatangannya

Rindu ini semakin bebas
Menjadi penyakit tanpa penawar
Dia yang tak lagi sama seperti dulu
Akan ku hapus ingatan ini agar rindu tak dapat bersarang
Ku akan terbang melawan angin rindu
Hingga terbawa dalam pasang surut yang tenang

Kau malaikat cinta, penawar sedih dan penyemangat hidup
Wanitaku yang unik di antara mereka
Ikhlasku akan selalu aku asah
Demi menjadikanmu kenangan sejarah
Senandung rindu ini untuk aku
Bukan untukmu yang hilang

Aku tetap berjuang hingga rasa ini lebur
Hingga rindu ini sadar akan kehilangan
Akan ku kecup wajahmu dalam rindu ini
Tanpa permohonan belas kasih
Hilanglah bersama waktu yang melupa
Dan aku menjadi rindu yang tegar tanpa penyesalan

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel