Puisi Pendek - Rasa Cinta yang Pernah Ada

puisi rasa cinta yang pernah ada
Puisi Pendek Rasa Cinta yang Pernah Ada - Puisi rasa cinta yang pernah ada menceritakan tentang kisah-kisah yang cinta di masa lalu yang pernah di lalui. Setiap rasa cinta memiliki nuansa yang berbeda di tiap masa-masa yang pernah dilalui.

Setiap rasa cinta mengandung makna yang berbeda-beda dan setiap cinta memberikan pengalaman yang selalu berharga dalam kehidupan. Rasa cinta menghadirkan kedewasaan bagi setiap insan, menjadi pelajaran untuk berbagai karakter, egois, pemarah, pencemburu dan lain-lain.

Hubungan cinta yang kadang terjalin atas dukungan orang-orang terdekat. Namun, semua itu juga tak luput dari sebagian orang-orang yang tak menyukai hubungan yang mereka lihat. Itu hal biasa dalam kehidupa, jalani saja dengan baik dan perilahara sikap-sikap kita dengan sebaik-baiknya.

Rasa yang cinta yang pernah ada takkan hilang, hanya sedikit bersembunyi ketika lupa dan akan datang kembali pada suasana yang mendukung momen-momen cinta yang pernah dilalui. Mencintailah dengan sebenar-benarnya cinta, tanpa dendam ketika berpisah, kecewa dan penyesalan yang sewajarnya.

Puisi Rasa Cinta yang Pernah Ada


Kisah - kisah panjang cerita cinta
Rasa cinta yang bertebaran
Cinta yang hilang namun abadi
Rasa cinta yang pernah ada
Kenyataan singkat yang berkesan

Rasa yang terbungkus rapi dalam celah-celah sedih
Bagai sekantong bunga yang layu terdiam
Bahagia dan menangis menjadi sulit dibedakan
Rasa cinta yang diresapi menuai perbedaan cerita
Manusia-manusia tangguh akan sakit

Rasa cinta ini akan ada, tetap ada dan selalu ada
Sedikit dirubah oleh waktu
Namun hakekat cinta akan terus menyatu
Sebuah penyatuan hati yang terjalin
Di pengaruhi oleh sorak-sorak para pendukung
Dan orang orang-orang yang tak sudi

Aku terus berjalan dengan rasa cinta ini
Bukti rasa yang selalu dirasakan
Rasa yang terapung ketika badai datang
Cinta-cinta yang lazim sebagai manusia
Bagai keramik pecah yang tetap berguna
Itulah kisah cinta yang pernah ada
Tanpa dendam, tanpa kecewa
Dan sedikit bumbu penyesalan yang harmonis

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel